Persepsi guru terhadap tantangan pembelajaran daring pada pendidikan anak usia dini di masa pandemi COVID-19
Keywords:
Persepsi Guru, Pembelajaran Daring, Pendidikan AnakAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap tantangan pelaksanaan pembelajaran daring pada pendidikan anak usia dini selama pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas dua orang guru pendidikan anak usia dini yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan utama dalam pelaksanaan pembelajaran daring, yaitu keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan kuota internet, keterlibatan orang tua yang belum optimal, kesulitan guru dalam mengontrol aktivitas belajar siswa, serta rendahnya motivasi belajar anak. Selain itu, pembelajaran daring juga memberikan kelebihan berupa meningkatnya literasi digital pada anak dan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pembelajaran daring memerlukan kolaborasi antara guru, orang tua, dan siswa serta dukungan fasilitas yang memadai.
References
[1] G. Gumono, Y. A. Chandra, and A. Suzana, “Pembelajaran daring pada program studi pendidikan bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu pada masa pandemi COVID-19,” Fon: J. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indonesia, vol. 18, no. 2, pp. 200–209, Oct. 2022. https://doi.org/10.25134/fon.v18i2.5262
[2] F. Rahmawati, N. Nizaruddin, and Y. H. Murtianto, “Students’ boredom profile in mathematical problem-solving: A computational thinking perspective,” J. Pendidik. MIPA, vol. 26, no. 1, pp. 131–152, Apr. 2025. https://doi.org/10.23960/jpmipa.v26i1.pp131-152
[3] V. Basilotta-Gómez-Pablos, M. Matarranz, L.-A. Casado-Aranda, and A. Otto, “Teachers’ digital competencies in higher education: A systematic literature review,” Int. J. Educ. Technol. High. Educ., vol. 19, no. 1, p. 8, Dec. 2022. https://doi.org/10.1186/s41239-021-00312-8
[4] E. Garzón-Artacho, T. Sola-Martínez, J.-M. Romero-Rodríguez, and G. Gómez-García, “Teachers’ perceptions of digital competence at the lifelong learning stage,” Heliyon, vol. 7, no. 7, p. e07513, Jul. 2021. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07513
[5] D. Suciati, I. Listyarini, and Q. Mushafanah, “Analisis problematika pembelajaran daring dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN Bugangan 01 Semarang,” Dikdas Matappa: J. Ilmu Pendidik. Dasar, vol. 5, no. 2, p. 473, Jul. 2022. https://doi.org/10.31100/dikdas.v5i2.1927
[6] L. A. Mamolo, “Online learning and students’ mathematics motivation, self-efficacy, and anxiety in the ‘new normal,’” Educ. Res. Int., vol. 2022, pp. 1–10, Jan. 2022. https://doi.org/10.1155/2022/9439634
[7] J. Oranga and A. Matere, “Qualitative research: Essence, types and advantages,” OALib, vol. 10, no. 12, pp. 1–9, 2023. https://doi.org/10.4236/oalib.1111001
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aisce Novitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.